This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
radius(021) 2128 7964    hioki indonesia 0821 2198 5207                                                                insulation tester hioki Senin-Jumat: 09.00-18.00
Thursday, 30 August 2018 08:35

Apa yang dimaksud Voltage Detector? | Hasegawa HST 30 dan HST 170

Written by
Rate this item
(1 Vote)


Voltage Detektor adalah perangkat yang menentukan adanya muatan listrik dalam suatu objek. Ini bisa menjadi bagian yang sederhana, berbentuk perangkat keras pengujian yang menunjukkan adanya listrik atau alat canggih yang mendeteksi tingkat tegangan yang tepat dalam sistem listrik.

Voltage Detektor ini menggunakan visual atau isyarat audio untuk mengingatkan pengguna jika tegangan hadir. Beberapa jenis detektor menggunakan lampu dan angka untuk menunjukkan tingkat tegangan.

Voltage Detektor diuji dan diberi nilai untuk digunakan dalam rentang voltase tertentu. Menggunakan Voltage Detector pada tegangan yang lebih tinggi juga berbahaya.

Jenis Voltage Detektor
Berikut ini adalah empat jenis detektor voltase yang berbeda:

1. Voltage Detector AC frekuensi tinggi (Spark tester) - Detektor ini menggunakan kumparan Tesla untuk menghasilkan tegangan tinggi. Biasanya listrik ditenagai, dan dapat mendeteksi voltase lebih dari 50.000 V. Selama operasi, pelepasan sikat biru dapat diamati di sekitar elektroda. Pembuangan akan berubah menjadi satu percikan putih ketika kesalahan terdeteksi. Efek kehilangan kapasitif adalah masalah lain yang dihadapi dengan jenis peralatan ini.

2. Voltage Detector AC frekuensi rendah - Detektor jenis ini menggunakan transformer untuk meningkatkan tegangan listrik ke tingkat yang dikehendaki. Ukurannya lebih besar dan memiliki potensi untuk mengirimkan kelebihan voltase. Namun, output dari detektor adalah tegangan AC frekuensi rendah. Jenis ini menghadapi masalah serupa dengan tegangan AC frekuensi tinggi, tetapi pada tingkat lebih rendah.

3. Pulsed DC Voltage Detector  - Detektor jenis ini ringan dan bertenaga baterai. Ini bekerja pada prinsip bahwa kapasitor dibebankan hingga 400V dan dibuang ke kumparan tegangan tinggi untuk menghasilkan pulsa tegangan tinggi dari durasi pendek.

4. Continous DC Voltage Detector  - Detektor bertenaga baterai portabel ini dapat memberikan output yang bisa serendah beberapa ratus volt hingga 40.000 V. Ini dioperasikan berdasarkan pada prinsip bahwa baterai memicu osilator frekuensi tinggi yang mengubah tegangan baterai dari 12 V DC ke tegangan AC tinggi.


Prinsip bekerja
- Voltage Detector mengukur garis fluks dari medan listrik yang terbentuk antara potensi bumi dan komponen hidup dari sistem.

- Arus perpindahan dihasilkan ketika medan listrik terganggu oleh kepala operasi dari Voltage Detector tinggi.

- Arus mulai mengalir melalui elektroda uji E1 dan E2. Sirkuit elektronik hilir mengidentifikasi dan mengukur arus ini. Voltage Detector tinggi menghasilkan sinyal visual dan akustik jika arus perpindahan melebihi nilai ambang sehingga menunjukkan adanya tegangan.

Berikut beberapa contoh produk voltage detector yang kami jual:

Type:HST-30 High and Special High Voltage Detector

  • 商品画像
  • AC 3kV - 34.5kV (50Hz/60Hz)
  • FRP is used for the insulating stick. It is of lightweight and has outstanding operability.
  • Tip metal fitting consists of a shock-absorbing spring.
  • LR44(1.5V) x 2 pcs 

 

 

 

 

 

 

 

 

Type:HST-170 Special High Voltage Detector

  • 商品画像
  • AC 60kV - 195.5kV (50Hz/60Hz)
  • FRP is used for the insulating stick. It is of lightweight and has outstanding operability.
  • Tip metal fitting consists of a shock-absorbing spring.
  • LR44(1.5V) x 2 pcs
Read 1710 times Last modified on Thursday, 30 August 2018 09:53