Pengukuran impedansi menggunakan metode spektroskopi impedansi elektrokimia (EIS) semakin penting dalam penelitian sel elektrolisis air, sel bahan bakar, dan proses ko-elektrolisis.
Pengukuran arus-tegangan (I-V) konvensional umumnya digunakan untuk mengukur kinerja keseluruhan sel. Namun, metode ini kurang memadai dalam mendiagnosis penyebab spesifik penurunan atau perubahan kinerja.
EIS adalah teknik yang dapat secara kuantitatif mengevaluasi dan memisahkan fenomena kompleks di dalam sel. Menganalisis data yang diperoleh dari pengukuran EIS memungkinkan para peneliti untuk mengeksplorasi kondisi operasi optimal, memprediksi umur sel, dan memverifikasi efek perubahan pada material sel.
Dengan sensor arus presisi tinggi, ALDAS-α memberikan pengukuran EIS yang sangat akurat. Hal ini memungkinkan penelitian dan evaluasi sel yang jauh lebih cepat daripada yang mungkin dilakukan dengan peralatan konvensional.
Fitur Utama :
- Pengukuran EIS kecepatan tinggi memungkinkan siklus pengujian yang lebih singkat
- Menggambar kurva halus dari frekuensi tinggi ke rendah
- Output DC hingga 20 A tanpa penguat
- Koneksi mudah ke sistem evaluasi EC dan FC yang ada
- Pengukuran simultan hingga 8 sel tanpa penundaan pengukuran
Pengukuran EIS berkecepatan tinggi mempersingkat siklus pengujian.
Untuk mengamati daerah resistansi difusi, pengukuran impedansi harus diperluas ke rentang frekuensi rendah. Namun, pengukuran ini menimbulkan tantangan karena membutuhkan waktu yang cukup lama untuk diselesaikan. Instrumen elektrokimia tipikal, misalnya, dapat memakan waktu sekitar 30 menit untuk melakukan pemindaian dari 10 kHz hingga 0,01 Hz.
ALDAS-α menyelesaikan pengukuran yang sama dalam waktu sekitar 7,6 menit di 8 saluran secara simultan. Keunggulan dalam kecepatan dan kemampuan pengukuran paralel ini secara signifikan meningkatkan throughput untuk mengevaluasi sel elektrolisis dan sistem sel bahan bakar.
(Kondisi pengukuran: 10 kHz hingga 0,01 Hz, 30 titik, mode cepat)

Pengukuran presisi tinggi dengan stabilitas yang meluas hingga rentang frekuensi rendah.
Apakah Anda kesulitan dengan hasil pengukuran EIS yang tidak konsisten di wilayah frekuensi tinggi dan rendah?
Teknologi pengukuran analog canggih ALDAS-α dan metode sensor arus khususnya mengurangi perubahan pengukuran dari rentang kHz hingga di bawah 1 Hz. Ini menghasilkan plot Nyquist yang halus dan bervariasi rendah yang menyederhanakan analisis pasca-pengukuran.
Meskipun banyak instrumen menggunakan metode resistor shunt untuk mengukur arus, metode ini rentan terhadap pergeseran suhu. ALDAS-α menggunakan sensor arus flux-gate sebagai gantinya. Ini sepenuhnya menghindari masalah terkait pergeseran untuk pengukuran jangka panjang yang stabil. Spesialisasi Hioki dalam teknologi sensor arus menjadikan kami satu-satunya produsen yang mencapai tingkat presisi ini dengan sensor arus tipe penjepit.

Evaluasi sel pada kepadatan arus tinggi
Permintaan akan pengukuran impedansi dengan kepadatan arus tinggi semakin meningkat seiring dengan upaya kita untuk meningkatkan kinerja sel. ALDAS-α tidak memerlukan catu daya tambahan dan dapat menerapkan arus DC hingga 20 A langsung dari sistem pengukuran itu sendiri.

Pengukuran EIS tanpa memodifikasi sistem evaluasi EC/FC.
ALDAS-α dirancang untuk integrasi yang mudah dengan sistem evaluasi Anda yang sudah ada, terhubung ke catu daya DC dan beban elektronik tanpa memerlukan modifikasi apa pun. Kompatibilitas yang mulus ini memungkinkan Anda untuk segera memulai pengukuran EIS, secara drastis mengurangi waktu dari pengaturan hingga hasil.

Pengukuran simultan beberapa sel untuk evaluasi EIS tumpukan pendek.
ALDAS-α unggul dalam mengevaluasi tumpukan sel dengan mengukur setiap sel secara simultan. Pada dasarnya, waktu pengukuran keseluruhan tidak meningkat seiring dengan jumlah saluran, memungkinkan Anda untuk menguji tumpukan lengkap multi-saluran secepat sel tunggal, sehingga secara signifikan mengurangi total waktu evaluasi.
Fleksibilitas ini meluas ke diagnostik sel tunggal yang detail. Untuk sel tertentu, instrumen dapat secara simultan mengukur impedansi antara anoda dan elektroda referensi, katoda dan elektroda referensi, dan pasangan anoda-katoda lengkap, memberikan pemahaman komprehensif tentang kinerja komponen.









