Perkembangan industri home appliance di Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat pesat dalam satu dekade terakhir. Produk seperti rice cooker, blender, oven listrik, mesin cuci, kulkas, hingga air fryer telah menjadi kebutuhan utama rumah tangga modern. Seiring meningkatnya permintaan pasar, aspek keamanan, kualitas, dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi hal yang tidak bisa diabaikan oleh produsen maupun importir.
Barang home appliance umumnya menggunakan energi listrik dan beroperasi dalam jangka waktu yang lama. Risiko seperti korsleting, overheating, kebocoran arus listrik, hingga kebakaran dapat terjadi apabila produk tidak memenuhi standar keselamatan yang berlaku. Oleh karena itu, diperlukan standar pengujian yang ketat dan terstruktur untuk memastikan bahwa produk yang beredar di pasar aman digunakan oleh konsumen.
Di Indonesia, standar yang sering dijadikan acuan adalah SNI (Standar Nasional Indonesia), termasuk SNI 7859 untuk peralatan rumah tangga tertentu. Di tingkat internasional, standar yang paling banyak digunakan adalah IEC 60335 yang diterbitkan oleh International Electrotechnical Commission. Standar-standar ini menjadi fondasi utama dalam pengujian keselamatan dan performa produk home appliance sebelum dipasarkan secara luas.
Standar pengujian home appliance adalah seperangkat persyaratan teknis yang digunakan untuk mengevaluasi keamanan dan kinerja peralatan listrik rumah tangga sebelum diedarkan ke pasar. Dalam konteks electrical safety, standar ini bertujuan untuk:
- Melindungi pengguna dari risiko sengatan listrik.
- Mencegah kebakaran akibat kegagalan isolasi.
- Memastikan sistem grounding bekerja dengan baik.
- Mengurangi potensi kerusakan akibat arus bocor.
Standar pengujian electrical biasanya mencakup:
- Evaluasi kualitas isolasi antar bagian bertegangan.
- Kemampuan isolasi menahan tegangan tinggi.
- Pembatasan arus bocor dalam batas aman.
- Keandalan sistem pentanahan (grounding).
Standar ini diterapkan pada berbagai jenis peralatan rumah tangga, baik yang memiliki elemen pemanas, motor listrik, maupun sistem elektronik kompleks. Dengan adanya standar pengujian yang terstruktur, produsen memiliki acuan jelas dalam desain produk, sementara konsumen memperoleh jaminan keselamatan.
Standar SNI 7859 & IEC 60335
SNI 7859
SNI 7859 merupakan salah satu standar nasional yang mengatur aspek keselamatan peralatan listrik rumah tangga tertentu. Standar ini pada prinsipnya mengadopsi ketentuan internasional dengan penyesuaian terhadap regulasi dan kebutuhan nasional.
Dalam konteks pengujian electrical, SNI 7859 mengatur:
- Batas minimum tahanan isolasi
- Nilai maksimum arus bocor
- Tegangan uji untuk pengujian dielektrik
- Persyaratan sistem grounding
Produk yang telah memenuhi ketentuan ini berhak mendapatkan tanda SNI sebagai bukti bahwa produk tersebut telah lolos pengujian keselamatan listrik sesuai regulasi Indonesia.
IEC 60335
IEC 60335 adalah standar internasional yang secara luas digunakan sebagai acuan pengujian keselamatan peralatan listrik rumah tangga. Standar ini terdiri dari:
- IEC 60335-1 (General Requirements)
- IEC 60335-2-xx (Persyaratan khusus berdasarkan jenis produk)
Dalam aspek electrical safety, IEC 60335 mengatur secara rinci metode pengujian untuk:
- Insulation resistance
- Dielectric strength
- Leakage current
- Protective earthing continuity
Standar ini juga mensyaratkan pengujian dalam kondisi normal dan kondisi gangguan (fault condition), guna memastikan perlindungan berlapis terhadap pengguna.
Pengujian Electrical yang Harus di Penuhi
1. Uji Tahanan Isolasi (Insulation Resistance Test)
Mengukur kualitas isolasi antara bagian bertegangan (live parts) dan bagian yang dapat disentuh pengguna atau bagian logam yang terhubung ke grounding.
Tegangan DC (biasanya 500V atau 1000V) diberikan antara konduktor aktif dan bagian yang diuji. Alat kemudian mengukur nilai resistansi isolasi dalam satuan megaohm (MΩ).
Mengapa Penting?
- Mencegah kebocoran arus berbahaya
- Menghindari degradasi isolasi yang dapat menyebabkan short circuit
- Menjamin pemisahan listrik yang aman
Pengujian Tahanan Isolasi dapat menggunakan Insulation Tester Hioki ST5520 yang memiliki tegangan uji hingga 1000V. Selain itu Insulation Tester Hioki ST5520 memiliki kecepatan pengujian hingga 50ms. Insulation Tester Hioki ST5520 juga memiliki fitur auto discharge yang langsung membuang tegangan sisa setelah pengujian.

2. Uji Tegangan Tembus (Dielectric Strength Test / Hipot Test)
Memastikan isolasi mampu menahan tegangan tinggi tanpa mengalami breakdown atau loncatan arus.
Tegangan tinggi AC atau DC (misalnya 1000V–3000V tergantung kelas produk) diberikan selama periode tertentu (umumnya 1 menit). Jika tidak terjadi flashover atau breakdown, maka produk dinyatakan lulus.
Mengapa Penting?
- Menguji margin keamanan isolasi
- Mensimulasikan lonjakan tegangan (surge)
- Mengidentifikasi cacat produksi pada sistem isolasi
Pengujian Dielectric Strength dapat menggunakan Automatic Insulation / Withstanding HiTester Hioki 3153 yang merupakan Hipot AC/DC yang bisa diadjust tegangan ujinya sesuai dengan standar pengujian yang berlaku.

3. Uji Arus Bocor (Leakage Current Test)
Mengukur arus bocor yang mungkin mengalir melalui bagian yang dapat disentuh pengguna selama produk beroperasi.
Produk dioperasikan dalam kondisi normal pada tegangan nominal. Arus bocor diukur menggunakan rangkaian pengukuran yang mensimulasikan impedansi tubuh manusia.
Mengapa Penting?
- Melindungi pengguna dari sengatan listrik ringan hingga fatal
- Memastikan arus bocor berada di bawah batas aman
Standar biasanya membatasi arus bocor pada nilai tertentu (misalnya dalam orde miliampere), tergantung pada kelas proteksi produk (Class I atau Class II).
Pengujian Leakage Current dapat menggunakan Leak Current HiTester Hioki ST5541 yang bisa digunakan untuk pengujian general equipment. Leak Current HiTester Hioki ST5541 juga sudah mengikuti standar pengujian yang berlaku seperti JIS, IEC dan UL.

4. Uji Ground Bond (Ground Continuity Test)
Memastikan koneksi grounding memiliki resistansi sangat rendah sehingga mampu mengalirkan arus gangguan dengan aman ke tanah.
Arus tinggi (misalnya 1A–25A) dialirkan antara terminal grounding dan bagian logam yang dapat disentuh. Resistansi diukur dan harus berada di bawah batas maksimum (misalnya < 0,1 ohm atau sesuai standar).
Mengapa Penting?
- Menjamin sistem proteksi bekerja saat terjadi kegagalan isolasi
- Mencegah bagian logam menjadi bertegangan
Pengujian ini sangat penting untuk produk Class I yang menggunakan sistem pentanahan sebagai proteksi utama.
Pengujian Leakage Current dapat menggunakan KIKUSUI Ground Bond Tester TOS6200A yang memiliki arus uji hingga 30A. KIKUSUI Ground Bond Tester TOS6200A dilengkapi dengan fungsi PASS & FAIL judgement yang dapat memberikan keputusan kualitas ground.

Pengujian electrical merupakan fondasi utama dalam standar keselamatan home appliance. Melalui penerapan standar seperti SNI 7859 dan IEC 60335, produsen diwajibkan memastikan bahwa produknya aman dari risiko sengatan listrik, kebocoran arus, dan kegagalan isolasi.
4 pengujian utama yang wajib dipenuhi meliputi:
- Uji tahanan isolasi
- Uji tegangan tembus (Hipot Test)
- Uji arus bocor
- Uji ground bond
Dengan pengujian yang tepat, penggunaan alat yang terkalibrasi, serta kepatuhan terhadap standar internasional, produk home appliance dapat dipasarkan dengan tingkat keamanan tinggi dan memenuhi regulasi nasional maupun global.
Kepatuhan terhadap standar bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan investasi jangka panjang dalam reputasi merek dan perlindungan konsumen.
Memastikan produk home appliance memenuhi standar SNI 7859 dan IEC 60335 bukan hanya soal kepatuhan regulasi, tetapi juga tentang membangun kepercayaan pasar dan menjaga reputasi merek. Pastikan proses pengujian electrical di fasilitas Anda telah dilakukan sesuai metode dan parameter yang dipersyaratkan. Hubungi tim kami melalui tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dan dapatkan konsultasi teknis sesuai kebutuhan industri Anda.
References
- International Electrotechnical Commission. IEC 60335-1: Household and Similar Electrical Appliances – Safety – General Requirements.
- IEC 60335. Household and Similar Electrical Appliances – Safety.
- Badan Standardisasi Nasional (BSN). SNI 7859: Persyaratan Keselamatan Peralatan Listrik Rumah Tangga.
- ISO/IEC Guide 51: Safety Aspects – Guidelines for Their Inclusion in Standards.
- Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Regulasi Pemberlakuan SNI Wajib Produk Elektronik Rumah Tangga.
- HIOKI EE Corp. https://www.hioki.com/id-id/products/electrical-safety-testers/leakage/id_5839
- KIKUSUI ELECTRONICS. https://global.kikusui.co.jp/w2-2/safety-tester-en/gct-en-2/tos6200a/

