Pengenalan Konsep Dasar Tentang Pengukuran dalam Alat Ukur Instrumentasi

PENGENALAN KONSEP DASAR TENTANG PENGUKURAN ALAT UKUR INSTRUMENTASI

Pengukuran merupakan proses untuk mendapatkan informasi besaran fisis yang diukur. Dalam percobaan di laboratorium seorang praktikan harus bisa menyimpulkan suatu percobaan berdasarkan data yang diperoleh. Oleh karena itu praktikan harus memiliki data yang benar-benar valid. Untuk memperoleh data yang valid atau benar praktikan harus melakukan eksperimen tidak hanya sekali agar memperoleh data yang akurat dan presisi.

Sebelumnya kita harus mengetahui terlebih dahulu perbedaan antara akurasi dan presisi. Suatu alat ukur dikatakan tepat jika mempunyai akurasi yang baik, yaitu hasil ukur menunjukkan ketidakpastian yang kecil. Keakuratan sebuah eksperimen diukur dari seberapa dekat hasil ukur dengan nilai sebenarnya. Dalam hal ini sebelum sebuah alat ukur digunakan, harus dipastikan bahwa kondisi alat sudah dalam keadaan terkalibrasi dengan baik. Kalibrasi yang buruk akan menyebabkan kesalahan dalam pengukuran yaitu hasil pengukuran yang tidak tepat dengan hasil yang sebenarnya sebesar kesalahan dalam kalibrasi tersebut. Sedangkan sebuah alat ukur dikatakan presisi jika untuk pengukuran besaran fisis tertentu yang diulang maka alat ukur tersebut mampu menghasilkan hasil ukur yang sama seperti sebelumnya. Kepresisian eksperimen diukur dari seberapa baik hasil yang ditetapkan, tanpa referensi yang sesuai dengan nilai sebenarnya.

konsep dasar pengukuran
zero adjusment
  1. Pengertian Pengukuran

Pengertian Pengukuran (Measurement) Menurut Para Ahli,

  • Alwasilah et al.(1996), measurement (pengukuran) merupakan proses yang mendeskripsikan performa siswa dengan menggunakan suatu skala kuantitatif (sistem angka) sedemikian rupa sehingga sifat kualitatif dari performa siswa tersebut dinyatakan dalam bentuk sebuah nilai angka.
  • Arikunto dan Jabar (2004) menyatakan pengertian pengukuran (measurement) sebagai kegiatan membandingkan suatu hal dengan satuan ukuran tertentu sehingga sifatnya menjadi kuantitatif.
  • Cangelosi, James S. (1995), pengukuran adalah proses pengumpulan data secara empiris yang digunakan untuk mengumpulkan informasi yang relevan dengan tujuan yang telah ditentukan.
  • Sridadi (2007) pengukuran adalah suatu prose yang dilakukan secara sistematis untuk memperoleh besaran kuantitatif dari suatu obyek tertentu dengan menggunakan alat ukur yang baku.

2. Fungsi Pengukuran

Secara sederhana sebenarnya kegiatan pengukuran yang kita lakukan itu berfungsi sebagai alat komunikasi. Komunikasi disini bisa juga diartikan secara luas, contohnya komunikasi antara penjual dengan pembeli. Di dalam suatu perusahaan manufaktur, pengukuran sangatlah penting, karena segala sesuatu yang menjadi parameter dari suatu produk yang kita hasilkan tidak lepas dari angka angka yang hanya bisa di dapatkan melalui proses pengukuran.

Mengukur, Cukup sering kuantitas yang diukur disebut dengan ukuran (Jumlah yang didapatkan dari pengukuran).

Mengukur adalah membandingkan suatu besaran dengan besaran lain (sejenis) yang digunakan sebagai patokan. Dalam pengukuran, Anda mungkin menggunakan satu instrument (alat ukur) atau lebih untuk menentukan nilai dari suatu besaran fasis. Ketika Anda mengukur suatu besaran fasis dengan menggunakan instrument, tidaklah mungkin anda akan mendapatkan nilai mutlak benar, melainkan selalu terdapat ketidak pastian. Ketidak pastian ini disebabkan oleh adanya kesalahan dalam pengukuran. Kesalahan (error) adalah penyimpangan nilai yang diukur dari nilai benar. Kesalahan dapat digolongkan menjadi kesalahan umum, kesalahan sistematik, dan kesalahan acak.

Nilai sebenarnya, (true value) adalah nilai yang konsisten dengan definisi besaran yang bersangkutan. Nilai yang mengkarakterisasi kuantitas yang didefinisikan dengan sempurna pada saat pengukurannya dikenal sebagai nilai sebenarnya. Ini adalah sebuah ketetapan. Sebagai contoh: satuan massa dalam satuan Internasional adalah kilogram.

Nilai Konvensional dari Kuantitas, (conventional true value) adalah nilai yang diberikan pada suatu besaran tertentu dan diterima, terkadang melalui kesepakatan, sebagai nilai yang memiliki ketidakpastian yang sesuai untuk tujuan tertentu. Nilai kuantitas, yang untuk tujuan tertentu, dapat digantikan dengan nilai sebenarnya kuantitas tersebut.

Nilai Terukur, (measurand) adalah besaran tertentu yang nilainya diukur. Contoh : Panjang Sebuah balok besi pada suhu dan tekanan standar. Nilai kuantitas yang diperoleh setelah pengukuran yang tepat dan menerapkan semua koreksi yang diperlukan karena instrumen termasuk standar dan karena kondisi lingkungan adalah nilai yang diukur.

Hubungan Antara Nilai Yang Terukur dan Nilai sebenarnya atau Konvensional, Nilai benar atau konvensional cenderung ke nilai rata-rata yang terukur, ketika seluruh proses pengukuran diulang berkali-kali dalam jumlah tak terhingga.

Kesalahan Pengukuran

Kesalahan muncul karena ketidak tepatan dalam pengukuran, Kesalahan juga mungkin disebabkan kondisi lingkungan, dan proses pengukuran. Kesalahan Palsu, Kesalahan palsu adalah karena kesalahan oleh pengamat, gangguan fungsi instrumen dan ini membatalkan pengamatan. Pengamatan dengan kesalahan tersebut tidak untuk dimasukkan dalam analisis statistik. Kesalahan Relatif, Kesalahan pengukuran dibagi dengan nilai sebenarnya dari pengukuran. Karena nilai sebenarnya dari pengukuran tidak dapat ditentukan.

Kesalahan Acak, Kesalahan ini mungkin disebabkan oleh kondisi lingkungan yang tidak terkendali, penilaian pribadi dari pengamat, dan ketidakstabilan yang melekat dari alat ukur atau penyebab lain yang bersifat acak. Misalnya Jika Anda mengambil beberapa pengukuran, nilai-nilai mengelompok di sekitar nilai sebenarnya. Dengan demikian, kesalahan acak terutama mempengaruhi presisi . Biasanya, kesalahan acak mempengaruhi digit signifikan terakhir dari hasil pengukuran.

Author – Chandra Kharisma Sungkowo.

Sumber : BMP.UKI:FR-01-MPF-III-2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mulai Ngobrol
Halo, Selamat Datang Di PT. Radius Allkindo Electric
Jika ada yang ingin ditanyakan tentang produk dan layanan kami, jangan sungkan untuk bertanya :D